donderdag 4 september 2014

SEPAKBOLANDA: Tiga Keturunan Indonesia di Timnas Belanda

SEPAKBOLANDA: Tiga Keturunan Indonesia di Timnas Belanda:



Tiga Keturunan Indonesia di Timnas Belanda

Kamis malam ini timnas Belanda, U20 berlatihtanding lawan timnas Ceko. Sepakbolanda menemukan tiga nama pemain #keturunan Indonesia di seleksi asuhan coach Remy Reijnierse.

Untuk laga melawan timnas Ceko di 's Gravenzande ini pelatih Remy Reijnierse memanggil 18 pemain bawah 20 tahun. 

Elton Acolatse (Ajax), Sheraldo Becker (Ajax), Peet Bijen (FC Twente), Elso Brito (Excelsior), Hans Hateboer (FC Groningen),Thom Haye (AZ), Sam Hendriks (Ajax), Wesley Hoedt (AZ), Rick Karsdorp (Feyenoord), Clint Leemans (PSV), Peter Leeuwenburgh (Ajax), Quincy Menig (Ajax), Elvio van Overbeek (PSV), Joris van Overeem (FC Dordrecht), Timo Plattel (FC Twente), Rai Vloet (PSV)Sandy Walsh (KRC Genk) dan Jordy de Wijs (PSV).

Sepakbolanda menemukan tiga nama yang bertatus #keturunan
  • Thom Haye (AZ),
  • Rai Vloet (PSV)
  • Sandy Walsh (KRC Genk)
Sepakbolanda akan menyaksikan langsung laga malam ini dan akan melaporkan pertandingan lewat Twitter: @ekatanjung

maandag 9 juni 2014

SEPAKBOLANDA: Cara Mudah Dapat Jersey Ajax !

SEPAKBOLANDA: Cara Mudah Dapat Jersey Ajax !:

Sepakbolanda menyediakan satu set training jersey Ajax dan satu short untuk pemenang undian Ezra Walian.


Hadiah Hiburan: Training Short Ajax Amsterdam
Sepakbolanda bekerjasama dengan Ezra Walian menggelar kuis gampang dengan syarat: 

  1. Follow Twitter akun Ezra Walian dan Ajax Indonesia
  2. Sebutkan turnamen yang diikuti Ezra Walian ( 7-9 Juni 2014)
  3. Ezra bermain untuk tim mana pada turnamen ini?
  4. Kirimkan jawabannya ke info[et]sepakbolanda.com
  5. Undian ditutup Rabu 11 Juni pukul 05:00 WIB.
Ezra Walian dan Eka Tanjung (Sepakbolanda)


Pemenang akan diundi, diumumkan dan dihubungi langsung . Pemenang yang berdomisili di Jakarta dan sekitarnya bisa mengambil hadiahnya langsung dari tangan Ezra Walian. Ia akan berada di Ibukota Indonesia awal Juli 2014. 

SEPAKBOLANDA: Ezra Walian Lebih Sukses Dari Ajax U19

SEPAKBOLANDA: Ezra Walian Lebih Sukses Dari Ajax U19:



Ezra Walian Lebih Sukses Dari Ajax U19






Ezra Walian pemain #keturunan Indonesia sekarang sedang berlaga di turnamen bergengsi AEGON Copa Amsterdam (7-9 Juni 2014.) 

Bermain sebagai striker dan winger tamu di Ajax Capetown, Ezra malah lebih sukses daripada timnya sendiri Ajax A1 yang sudah lebih dulu tersungkur.

Pembalasan
Sepakbolanda melihat hari kedua turnamen Copa Amsterdam itu sebagai pembalasan secara sportif dari Ezra Walian. Sepanjang musim lalu pemain keturunan Manado ini dipandang kehilangan ketajaman dan berprestasi menurun. Akhirnya berujung pada posisinya yang tidak selalu jadi starter.


Pada turnamen Copa Amsterdam diikuti berbagai team empat benua itu, Ezra tidak memperkuat timnya sendiri Ajax U19. Sebagai alasan disebutkan bahwa Ajax U19 sudah terlalu banyak memiliki pemain depan 4 orang. Sehingga Ezra diizinkan memperkuat Ajax Capetown, sister club Ajax di Afrika Selatan.

Pada hari pembukaan tim Ezra dan Ajax Capetown mengalami kekalahan 0-1 dari Fluminense tim tangguh Brasil. Sementara Ajax U19 justru memetik kemenangan dari HSV Jerman, 3-0. Di akhir hari pertama, Ajax U19 seakan sudah di atas angin dan langkahnya lebih ringan menuju semi-final. 

Sebaliknya
Sementara itu Ajax Capetown harus berjuang keras untuk bisa lolos ke babak selanjutnya. Pada hari kedua situasi berbalik. Ajax U19 tidak bisa melanjutkan sukses di hari pembukaan. Kekalahan beruntun justru yang terjadi. Kalah 1-5 dari Fluminense dan 0-1 dari Ezra Walian dan kawan-kawan.



Ajax Capetown ternyata memiliki pasi dan motivasi yang lebih tinggi dibanding Ajax Amsterdam. Tamu dari Afrika Selatan justru bermain dengan semangat yang tinggi. Itulah kunci kemenangannya.

Senin ini jadi penentuan:
11.00 uur (16:00 WIB) HSV Jerman – Panathinaikos Yunani (berebut tempat 7 dan 8)
12.00 uur (17:00 WIB) Fluminense Brasil – FC Aerbin China (Semi-Final 1)
13.00 uur (18:00 WIB) Cruzeiro Brasil – Ajax Cape Town Afsel (Semi-Final 2)
14.00 uur (19:00 WIB) Ajax Amsterdam – Men United Nederland (berebut urutan 5 dan 6)

15.15 uur (20:15 WIB) Final Kecil (perebutan tempat 3 dan 4)
16.15 uur (21:15 WIB) Final Besar (perebutan tempat 1 dan 2)
17.15 (22:15 WIB) Pesta Juara!!

donderdag 5 juni 2014

SEPAKBOLANDA: Kombinasi Keturunan Indonesia di Liga Jerman

SEPAKBOLANDA: Kombinasi Keturunan Indonesia di Liga Jerman:



Kombinasi Keturunan Indonesia di Liga Jerman

Sementara timnas Belanda berangkat menuju Brasil untuk berlaga di Piala Dunia 2014, dua keturunan Indonesia mempersiapkan diri untuk kompetisi depan di Bundes Liga Jerman.


John Heitinga sedang berunding dengan Hertha BSC, klub Berlin di Liga tertinggi Bundes Jerman. Bek yang pernah memperkuat Everton dan Fulham ini dikabarkan sudah melakukan negosiasi lanjutan dengan Hertha BSC. Klub Berlin ini dibesut pelatih #keturunan Jos Luhukay.

Menurut De Telegraaf,  Rob Jansen manajer Heitinga sudah mencapai kesepakatan dua tahun, dengan opsi perpanjangan satu tahun.

Heitinga kelahiran 15 November 1983 didikan akademi Ajax Amsterdam itu  sudah tidak dipanggil timnas Belanda asuhan Louis van Gaal. Bek yang sudah memperkuat timnas Belanda sebanyak Sebelumnya Heitinga juga mengisyaratkan ingin kembali ke Ajax Amsterdam, setelah Fulham terdegradasi dari Premier League.

Pelatih Hertha keturunan Indonesia Jos Luhukay akan menyambut baik kedatangan satu lagi saudara se #keturunan di klubnya.  Di klub urutan 11 Liga Bundes Jerman itu Heitinga dibutuhkan karena tim ini tergolong masih muda.  Pengalaman John dinilai bisa memberikan ketenangan di lini belakang Berlin. 

Sepakbolanda berharap kombinasi dua #keturunan ini bisa berbuah baik dan meningkatkan prestasi klub Berlin ini. Dan akhirnya berkontribusi Upil Semut untuk perbaikan di sepak bola Indonesia.

donderdag 29 mei 2014

SEPAKBOLANDA: Jokowi dan Prabowo Lempar Bola Hitam

SEPAKBOLANDA: Jokowi dan Prabowo Lempar Bola Hitam:



Jokowi dan Prabowo Lempar Bola Hitam

Ketika kampanye Jokowi dan Prabowo memanas, dan saling lempat bola hitam, maka sebaiknya kita memikirkan bola yang sesungguhnya. 


Kepada Jokowi dan Prabowo yang sedang merumuskan program-program memajukan Indonesia, Sepakbolanda mengimbau agar mereka juga memikirkan pentingnya kemajuan sepak bola Tanah Air. Sebab sepakbola adalah cerminan bangsa, seperti pernah terlontar oleh Maestro Sepakbola Belanda, Johan Cruyff. Banyak aspek yang bisa dibenahi dari kondisi sepak bola nasional kita saat ini.

Calon Pemimpin 
Sepakbolanda tidak akan membahas terlalu jauh tentang kampanye lempar bola hitam. Tapi akan mengajak para calon pemimpin negeri ini untuk memikirkan sepak bola secara mendasar saja. Sepak bola sebagai olah raga yang dicintai banyak kalangan. Bisa menjadi lumbung menciptakan para pemimpin bangsa masa depan yang sportif dan fair.

Kecil Banget
Sepakbolanda sadar tidak bisa memberikan kontribusi sebesar seorang presiden Indonesia. Atau bahkan tidak bisa sebesar kontribusi seorang pelatih SSB di daerah. Sepakbolanda hanya bisa berkontribusi kecil seukuran Upil Semut. Kecil banget.

#Keturunan
Sepakbolanda selama ini melihat pemain #keturunan Indonesia di luar negeri sebagai aset bangsa yang bisa membantu kebangkitan sepak bola nasional. Menurut penelitian sepakbolanda pada dua ratusan pemain #keturunan di Belanda, mereka memiliki ikatan dan kecintaan pada Indonesia.
Ketika diminta menyebutkan tiga negara yang dicintainya. Sebagian besar menyebutkan Indonesia di dalamnya.

Ilmu Berjalan
Tiga negara itu biasanya "Belanda, Indonesia, Suriname." atau " Belanda-Indonesia."  atau bahkan "Indonesia saja."  Pada 200an pemain, pelatih dan ilmuwan sepakbola di Belanda itu terkandung ilmu yang berjalan.

Pembanding
Walaupun tidak semua ilmu yang mereka miliki berguna langsung untuk sepakbola nasional, sedikit pengetahuan tentang pelatihan atau pendidikan sepak bola bisa ditularkan ke kawan-kawan di Indonesia. Mukin tidak akan menjadi solusi langsung persoalan sepakbola nasional, tapi minimal bagi Indonesia menjadi bahan pembanding.

Sepakbolanda mencoba melakukan kontribusi Se Upil Semut untuk mengoptimalkan peran #keturunan bagi Indonesia. Pekan depan ini satu #keturunan, yang berprofesi pelatih dan scout berpengalaman, akan memberikan clinic  ke dua SSB di Tangerang, masing-masing dua jam.

Dia akan memberikan trik dan tehnik kepada bakat muda di SSB Tangerang itu. Tips yang sama dia berikan kepada pemain-pemain Belanda yang akan melakukan try-out di klub-klub Italia.

Murah
Berbekal pengalaman sebagai pemain sepakbola, pelatih tim futsal, pelatih KNVB dan koordinator sebuah sekolah sepakbola terbesar di Belanda dan menjadi asisten Foppe de Haan menangani Timnas Garuda U23 di Belanda 2006 lalu, pria ini bersedia menularkan ilmunya di sela-sela liburannya. SSB di Tangerang itu tidak perlu keluar uang banyak untuk mendatangkan pelatih dari Belanda itu.

Ojek Gak Masalah
Dia sendiri memang sudah suka sepak bola, sehingga tidak meminta bayaran untuk clinic dua jam itu. Dia hanya minta dijemput dari losmennya ke lapangan. "Naik ojek atau mobil tidak masalah. Yang penting saya bisa bermain bola bersama anak-anak," demikian ungkap coach Jason kepada Sepakbolanda.

Jason merupakan satu dari ratusan #keturunan yang secara potensi bisa berbagi kepada bakat-bakat muda di Indonesia. Semoga kelak akan menyusul Jason-Jason yang lain. Sepakbolanda hanya bisa menawarkan dan bertanya saja kepada para keturunan di Belanda. "Kalau berrencana liburan ke Indonesia mohon kasih tahu. Kapan ada wakt  senggang untuk main bola, Sepakbolanda akan carikan SSB yang siap diajak main bola."

Berkompetisi
Kalau itu bisa bergulir secara berkesinambungan, sebenarnya tidak penting presidennya Prabowo atau Jokowi. Sebab masyarakat hanya butuh contoh yang baik dalam berkompetisi. Bisa sportif sebelum pertandingan dan bisa sportif setelah pertandingan. Siapapun pemenangnya! Selamat Bersaing Sehat dan Jangan Lempar Bola Hitam!

SEPAKBOLANDA: Stefano Lilipaly Tunggu Panggilan

SEPAKBOLANDA: Stefano Lilipaly Tunggu Panggilan:



Stefano Lilipaly Tunggu Panggilan





Pic: Carmen
Sejak namanya muncul di pemberitaan media, sebagai salah satu pemain yang akan dibawa Timnas U23 menjalani latih tanding ke Italia, Stefano Lilipaly sudah tidak sabar menanti panggilan.

"Oom Djen, apakah sudah tahu kalau saya ganti nomor HP. Soalnya sekarang ini pakai nomor Jepang. Dan nomor Belanda saya tidak aktif lagi," demikian Stefano Lilipaly kepada Sepakbolanda sambil bernada cemas. Gelandang serang naturalisasi yang sekarang memperkuat Consadole Sapporo di Jepang itu beberapa hari lalu membaca berita di internet bahasa Indonesia.


Penasaran
Carmen yang juga keturunan Indonesia, fasih berbahasa Indonesia dan mengalihbahasakan berita dari media Indonesia itu untuk Stefano. Sejak itu Stefano seperti sangat penasaran apakah benar ia menjadi salah satu dari enam pemain senior yang akan diseleksi dalam Training Camp ke Italia itu.

Persiapan
"Kalau benar begitu, kita harus mempersiapkan dengan baik. Termasuk dengan klub," demikian pemain jebolan akademi FC Utrecht itu. Baginya panggilan itu sebuah kehormatan. Dan kepada Sepakbolanda dia meminta saran berhubungan dengan pihak timnas U23 yang memanggil pemain.

"Silakan nomor HP Jepang saya disampaikan kepada pihak yang berkepentingan. Saya khawatir kalau mereka mengontak nomor Belanda tidak aktif," ungkapnya kepada Sepakbolanda. Selain itu Stefano Lilipaly juga menyampaikan alamat emailnya yang bisa dihubungi setiap saat stefano.lilipaly[et]gmail.com

Semoga saja benar, rencana pemanggilan Stefano, pemain keturunan Indonesia yang sangat ingin memperkuat negaranya. Sepakbolanda siap menyampaikan nomor HP Jepangnya kepada Mas Aji Santoso.

maandag 19 mei 2014

SEPAKBOLANDA: Wuih! Keturunan Indonesia Cetak Gol Ciamik

SEPAKBOLANDA: Wuih! Keturunan Indonesia Cetak Gol Ciamik:



Wuih! Keturunan Indonesia Cetak Gol Ciamik

Veendorp berdiri paling Kanan. Verdonk jongkok kedua dari Kiri. 

Satu lagi pemain sepak bola yang diduga keras #keturunan Indonesia muncul. Calvin Verdonk, menarik perhatian dunia setelah mencetak gol fantastis lawan Inggris pada Piala Eropa U17 di Malta.

Calvin Verdonk bek tengah kelahiran 26 April 1997 memperkuat timnas Belanda, pada turnamen Piala Eropa, U17 di Malta. Timnas Belanda, Ahad kemarin memastikan diri lolos babak Final setelah mengalahkan Skotlandia dengan 5-0.

Calvin Verdonk pemain keturunan dari Akademi Sepakbola Feyenoord menyumbang salah satu gol kemenangan Belanda di laga final. Pada laga semi final Calvin juga sudah mempertontonkan kualitasnya dengan membuka gol pertama bagi Belanda mengatasi Inggris. Seperti bisa kita saksikan gol ciamik lewat tendangan jarak jauh di bawah ini:



Gol tendangan jarak jauh adalah senjata khas Calvin. Sebelum ini kaki-kirinya yang ampuh pernah juga memperdayai kiper AZ U17 dari tendangan bebas.



Maarten Stekelenburg pelatih timnas Belanda U17 usai laga lawan Inggris di semi final menebar pujian pada pemain keturunan Indonesia ini. 

Sepakbolanda, belum mendapatkan kepastian langsung bahwa Calvin Verdonk adalah keturunan Indonesia. Sejauh ini bukti-bukti baru berasal dari lingkaran kedua. Laman situs Komunitas Indo, keturunan Indonesia : www.indisch4ever.nl menyebutkan: 
"B1-talent Calvin Verdonk, van Indische komaf, gaat profcontract ondertekenen."
"Calvin Verdonk, Bakat U17 keturunan Indonesia, menandatangani kontrak."

Berita itu sekaligus menyangkut penandatanganan Calvin di Feyenoord. Feyenoord menilai bakat ini berkembang sangat pesat. Dan dengan perkembangan pesat ini, klub bergengsi dari Rotterdam ini tidak ingin bakatnya disambar klub-klub besar lain. Sebelumnya sudah tersebar berita klub Inggris Liverpool dan PSV Eindhoven sedang memantau bek sentral #keturunan Indonesia ini. 

Feyenoord tidak ingin melakukan kesalahan seperti yang terjadi dengan Rodney Kongolo, bakat yang disambar Manchester City dari Akademi Varkenoord. 

Direktur teknis Feyenoord, Martin van Geel menyatakan lega setelah Calvin Verdonk membubuhkan tandatangannya.

Berikut ini daftar pemain timnas U17 Belanda yang sedang mempersiapkan partai final lawan Inggris, di  Euro2014 U17 di Malta. 

Hidde ter Avest (FC Twente Voetbalacademie), 
Donny van de Beek (Ajax), 
Steven Bergwijn (RJO PSV/EHV), 
Justin Bijlow (Feyenoord Academy), 
Guido Janssen (FC Utrecht), 
Rick van der Meer (Feyenoord Academy), 
Dani van der Moot (RJO PSV/EHV), 
Abdelhak Nouri (Ajax), 
Bilal Ould-Chikh (FC Twente Voetbalacademie), 
Segun Owobowale (ADO Den Haag), 
Yanick van Osch (RJO PSV/EHV),
 Kenneth Paal (RJO PSV/EHV), 
Mauro Savastano (Ajax), 
Jari Schuurman (Feyenoord Academy), 
Marlon Slabbekoorn (Feyenoord Academy), 
Keziah Veendorp (RVO/GC FC Groningen), 
Calvin Verdonk (Feyenoord Academy) dan 
Wellington Verloo (Vitesse).


Selain Calvin Verdonk, timnas U17 Belanda juga diperkuat oleh Keziah Veendorp, sebagai kapten. Dan Ezra Walian, yang berhalangan karena mengikuti ujian sekolah.

Sepakbolanda tentu akan mencari bukti otentik mengenai status #keturunan yang mengalir dalam darah Calvin Verdonk. Salah satu yang bisa dipakai sebagai buktinya adalah ungkapan langsung dari Calvin sendiri atau salah satu dari orang tuanya atau kakek neneknya. Tanpa itu, maka statusnya masih #keturunan samar.