vrijdag 26 september 2014

SEPAKBOLANDA: #Keturunan dan Almere City Bikin Kejutan

SEPAKBOLANDA: #Keturunan dan Almere City Bikin Kejutan:







Selasa 23 September lalu Almere City FC secara mengejutkan mampu menyingkirkan ADO Den Haag pada putaran kedua Piala KNVB. Pada adu pinalty Jason Oost dan Gaston Salasiwa ungguli Xander Houtkoop.

Eka Tanjung dari Sepakbolanda menyaksikan langsung pertandingan di Almere itu. Tiga pemain #keturunan ini tampil malam itu. Jason Oost dan Gaston Salasiwa memperkuat tim tuan rumah Almere City FC. Sementara tim tamu diperkuat pemain #keturunan Xander Houtkoop. 

Xander Houtkoop
Sejak awal pertandingan berjalan imbang. Baik Almere maupun ADO sama-sama menahan diri di babak pertama. Sebelum akhirnya ADO unggul terlebih dahulu di akhir babak pertama. Namun Almere tidak tinggal diam dia awal babak kedua. Mereka bahkan menyamakan kedudukan dan unggul terlebih dahulu 2-1. Sebelum akhirnya ADO menyamakan kedudukan 2-2 lewat tendangan pinalty.

Baik ADO maupun Almere mengakhiri pertandingan dengan 10 pemain, karena satu pemain mereka diganjar kartu merah langsung. Karena Piala KNVB menganut sistem knock-out maka harus menghasilkan pemenang. Laga ini terpaksi diakhiri dengan adu pinalty.

Adu Pinalty
Jason Oost dan Gaston Salasiwa

Sangat dramatis bagi kedua kubu. Sebab ADO Den Haag tidak satupun mencetak gol pada adu pinalty itu. Keempat algojonya gagal menyarangkan bola dan 11 meter. Sedangkan Almere, dua pemain gagal menembus jala, dan dua berhasil. Salah satunya adalah Jason Oost. Dia menjadi algojo penentu, sekaligus kemenangan bagi Almere City FC yang akan berhadapan dengan PSV Eindhoven pada putaran 3 Piala KNVB.

Gaston Salasiwa
Catatan Eka Tanjung dari Sepakbolanda malam itu adalah penampilan baik Gaston Salasiwa. Sangat mengejutkan. Karena pemain #keturunan yang baru bergabung dengan Almere itu bermain sangat bagus. Malam itu dia termasuk pemain terbaik dari pihak Almere.
 Beberapa pekan sebelumnya pada laga kompetisi, publik Almere juga sudah menobatkan pemain jebolan akademi AZ Alkmaar itu sebagai Man of the Match.

Menyisir dan menguasai pinggir kiri lapangan. Dipasang sebagai bek kiri, namun sangat sering membantu serangan. Satu gol Almere berkat umpat trobosan dari gelandang yang pernah bermain di Bintang Medan IPL itu.


Xander Houtkoop
Sementara itu Xander Houtkoop dari ADO Den Haag yang sebelumnya diunggulkan sebagai pemenang, tidak bisa memberikan kontribusi yang berarti bagi timnya. Xander baru diturunkan di menit 64' babak kedua. 

SEPAKBOLANDA: Ini Dia Enam Nama Baru Keturunan

SEPAKBOLANDA: Ini Dia Enam Nama Baru Keturunan:



Ini Dia Enam Nama Baru Keturunan


Beberapa nama baru pemain #keturunan bermunculan lagi. Sepakbolanda menerima banyak masukan lewat media sosial. Kali ini dari Fortuna Sittard, Belanda Selatan.

"Hallo Djenol, apakah dalam waktu dekat ada tim dari Indonesia yang ke Belanda dan ingin bertanding persahabatan lawan tim saya?" demikian lontar Agus Borwawubun pelatih tim U11 di Akademi Fortuna Sittard menyampaikan kepada Eka Tanjung dari Sepakbolanda.


Raghmani Carli
Tentu saja tawaran semacam itu selalu welkom dan masuk dalam daftar kontak Sepakbolanda untuk kebutuhan kemudian hari kalau hal itu diperlukan. Agus adalah pelatih #keturunan.  Dari namanya Borwawubun, sudah bisa terdengar dari Maluku Tenggara. 

Levi van Mulken
Komunikasi Sepakbolanda dengan Aguspun sejak awal berjalan mulus dan akrab. "Selain saya, masih ada satu lagi pelatih #keturunan di Fortuna Sittard. Bung John Taihuttu melatih tim U14." 

Kebetulan Eka Tanjung mengenal Bung Johnny ketika mempersiapkan Tim Maluku Tanah Air Beta melawat ke Indonesia beberapa tahun silam.

Perbincangan itu kemudian berlanjut dengan penelusuran nama-nama pemain keturunan di Fortuna Sittard. "Di kami ada beberapa pemain junior berdarah Indonesia-Maluku," tulis Agus.
Nama-nama bakat yang disebutkan adalah: 

  • Nachite Parinussa (U21) 31 Januari 1994
  • Raghmani Carli (U15) 8 Januari 2000
  • Levi van Mulken (U12) 15 Mei 2003
  • Jaim Saebu (U10) 2005
Selain itu masih ada dua nama lain bakat yang juga berasal dari Belanda Selatan. "Kebetulan putra saya Gaudeo Borwawubun dan Jarino Latumeirissa juga memiliki bakat yang baik." 
Nachite Parinussa

Tentu saja Eka Tanjung dari Sepakbolanda lebih dari sekedar senang mendapat berita dari Bung Agus ini. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua kawan yang membantu dalam mendata pemain #keturunan di Belanda dan sekitarnya. 

Tentunya untuk memastikannya Sepakbolanda akan melakukan kroscek langsung kepada yang bersangkutan. Apakah ia benar-benar #keturunan menurut definisi Sepakbolanda.

Kami berharap nama-nama terus mengalir, sehingga memudahkan pendataan. Dan pastinya di kemudian hari akan banyak manfaatnya bagi semua pihak. 

donderdag 4 september 2014

SEPAKBOLANDA: Tiga Keturunan Indonesia di Timnas Belanda

SEPAKBOLANDA: Tiga Keturunan Indonesia di Timnas Belanda:



Tiga Keturunan Indonesia di Timnas Belanda

Kamis malam ini timnas Belanda, U20 berlatihtanding lawan timnas Ceko. Sepakbolanda menemukan tiga nama pemain #keturunan Indonesia di seleksi asuhan coach Remy Reijnierse.

Untuk laga melawan timnas Ceko di 's Gravenzande ini pelatih Remy Reijnierse memanggil 18 pemain bawah 20 tahun. 

Elton Acolatse (Ajax), Sheraldo Becker (Ajax), Peet Bijen (FC Twente), Elso Brito (Excelsior), Hans Hateboer (FC Groningen),Thom Haye (AZ), Sam Hendriks (Ajax), Wesley Hoedt (AZ), Rick Karsdorp (Feyenoord), Clint Leemans (PSV), Peter Leeuwenburgh (Ajax), Quincy Menig (Ajax), Elvio van Overbeek (PSV), Joris van Overeem (FC Dordrecht), Timo Plattel (FC Twente), Rai Vloet (PSV)Sandy Walsh (KRC Genk) dan Jordy de Wijs (PSV).

Sepakbolanda menemukan tiga nama yang bertatus #keturunan
  • Thom Haye (AZ),
  • Rai Vloet (PSV)
  • Sandy Walsh (KRC Genk)
Sepakbolanda akan menyaksikan langsung laga malam ini dan akan melaporkan pertandingan lewat Twitter: @ekatanjung

maandag 9 juni 2014

SEPAKBOLANDA: Cara Mudah Dapat Jersey Ajax !

SEPAKBOLANDA: Cara Mudah Dapat Jersey Ajax !:

Sepakbolanda menyediakan satu set training jersey Ajax dan satu short untuk pemenang undian Ezra Walian.


Hadiah Hiburan: Training Short Ajax Amsterdam
Sepakbolanda bekerjasama dengan Ezra Walian menggelar kuis gampang dengan syarat: 

  1. Follow Twitter akun Ezra Walian dan Ajax Indonesia
  2. Sebutkan turnamen yang diikuti Ezra Walian ( 7-9 Juni 2014)
  3. Ezra bermain untuk tim mana pada turnamen ini?
  4. Kirimkan jawabannya ke info[et]sepakbolanda.com
  5. Undian ditutup Rabu 11 Juni pukul 05:00 WIB.
Ezra Walian dan Eka Tanjung (Sepakbolanda)


Pemenang akan diundi, diumumkan dan dihubungi langsung . Pemenang yang berdomisili di Jakarta dan sekitarnya bisa mengambil hadiahnya langsung dari tangan Ezra Walian. Ia akan berada di Ibukota Indonesia awal Juli 2014. 

SEPAKBOLANDA: Ezra Walian Lebih Sukses Dari Ajax U19

SEPAKBOLANDA: Ezra Walian Lebih Sukses Dari Ajax U19:



Ezra Walian Lebih Sukses Dari Ajax U19






Ezra Walian pemain #keturunan Indonesia sekarang sedang berlaga di turnamen bergengsi AEGON Copa Amsterdam (7-9 Juni 2014.) 

Bermain sebagai striker dan winger tamu di Ajax Capetown, Ezra malah lebih sukses daripada timnya sendiri Ajax A1 yang sudah lebih dulu tersungkur.

Pembalasan
Sepakbolanda melihat hari kedua turnamen Copa Amsterdam itu sebagai pembalasan secara sportif dari Ezra Walian. Sepanjang musim lalu pemain keturunan Manado ini dipandang kehilangan ketajaman dan berprestasi menurun. Akhirnya berujung pada posisinya yang tidak selalu jadi starter.


Pada turnamen Copa Amsterdam diikuti berbagai team empat benua itu, Ezra tidak memperkuat timnya sendiri Ajax U19. Sebagai alasan disebutkan bahwa Ajax U19 sudah terlalu banyak memiliki pemain depan 4 orang. Sehingga Ezra diizinkan memperkuat Ajax Capetown, sister club Ajax di Afrika Selatan.

Pada hari pembukaan tim Ezra dan Ajax Capetown mengalami kekalahan 0-1 dari Fluminense tim tangguh Brasil. Sementara Ajax U19 justru memetik kemenangan dari HSV Jerman, 3-0. Di akhir hari pertama, Ajax U19 seakan sudah di atas angin dan langkahnya lebih ringan menuju semi-final. 

Sebaliknya
Sementara itu Ajax Capetown harus berjuang keras untuk bisa lolos ke babak selanjutnya. Pada hari kedua situasi berbalik. Ajax U19 tidak bisa melanjutkan sukses di hari pembukaan. Kekalahan beruntun justru yang terjadi. Kalah 1-5 dari Fluminense dan 0-1 dari Ezra Walian dan kawan-kawan.



Ajax Capetown ternyata memiliki pasi dan motivasi yang lebih tinggi dibanding Ajax Amsterdam. Tamu dari Afrika Selatan justru bermain dengan semangat yang tinggi. Itulah kunci kemenangannya.

Senin ini jadi penentuan:
11.00 uur (16:00 WIB) HSV Jerman – Panathinaikos Yunani (berebut tempat 7 dan 8)
12.00 uur (17:00 WIB) Fluminense Brasil – FC Aerbin China (Semi-Final 1)
13.00 uur (18:00 WIB) Cruzeiro Brasil – Ajax Cape Town Afsel (Semi-Final 2)
14.00 uur (19:00 WIB) Ajax Amsterdam – Men United Nederland (berebut urutan 5 dan 6)

15.15 uur (20:15 WIB) Final Kecil (perebutan tempat 3 dan 4)
16.15 uur (21:15 WIB) Final Besar (perebutan tempat 1 dan 2)
17.15 (22:15 WIB) Pesta Juara!!

donderdag 5 juni 2014

SEPAKBOLANDA: Kombinasi Keturunan Indonesia di Liga Jerman

SEPAKBOLANDA: Kombinasi Keturunan Indonesia di Liga Jerman:



Kombinasi Keturunan Indonesia di Liga Jerman

Sementara timnas Belanda berangkat menuju Brasil untuk berlaga di Piala Dunia 2014, dua keturunan Indonesia mempersiapkan diri untuk kompetisi depan di Bundes Liga Jerman.


John Heitinga sedang berunding dengan Hertha BSC, klub Berlin di Liga tertinggi Bundes Jerman. Bek yang pernah memperkuat Everton dan Fulham ini dikabarkan sudah melakukan negosiasi lanjutan dengan Hertha BSC. Klub Berlin ini dibesut pelatih #keturunan Jos Luhukay.

Menurut De Telegraaf,  Rob Jansen manajer Heitinga sudah mencapai kesepakatan dua tahun, dengan opsi perpanjangan satu tahun.

Heitinga kelahiran 15 November 1983 didikan akademi Ajax Amsterdam itu  sudah tidak dipanggil timnas Belanda asuhan Louis van Gaal. Bek yang sudah memperkuat timnas Belanda sebanyak Sebelumnya Heitinga juga mengisyaratkan ingin kembali ke Ajax Amsterdam, setelah Fulham terdegradasi dari Premier League.

Pelatih Hertha keturunan Indonesia Jos Luhukay akan menyambut baik kedatangan satu lagi saudara se #keturunan di klubnya.  Di klub urutan 11 Liga Bundes Jerman itu Heitinga dibutuhkan karena tim ini tergolong masih muda.  Pengalaman John dinilai bisa memberikan ketenangan di lini belakang Berlin. 

Sepakbolanda berharap kombinasi dua #keturunan ini bisa berbuah baik dan meningkatkan prestasi klub Berlin ini. Dan akhirnya berkontribusi Upil Semut untuk perbaikan di sepak bola Indonesia.

donderdag 29 mei 2014

SEPAKBOLANDA: Jokowi dan Prabowo Lempar Bola Hitam

SEPAKBOLANDA: Jokowi dan Prabowo Lempar Bola Hitam:



Jokowi dan Prabowo Lempar Bola Hitam

Ketika kampanye Jokowi dan Prabowo memanas, dan saling lempat bola hitam, maka sebaiknya kita memikirkan bola yang sesungguhnya. 


Kepada Jokowi dan Prabowo yang sedang merumuskan program-program memajukan Indonesia, Sepakbolanda mengimbau agar mereka juga memikirkan pentingnya kemajuan sepak bola Tanah Air. Sebab sepakbola adalah cerminan bangsa, seperti pernah terlontar oleh Maestro Sepakbola Belanda, Johan Cruyff. Banyak aspek yang bisa dibenahi dari kondisi sepak bola nasional kita saat ini.

Calon Pemimpin 
Sepakbolanda tidak akan membahas terlalu jauh tentang kampanye lempar bola hitam. Tapi akan mengajak para calon pemimpin negeri ini untuk memikirkan sepak bola secara mendasar saja. Sepak bola sebagai olah raga yang dicintai banyak kalangan. Bisa menjadi lumbung menciptakan para pemimpin bangsa masa depan yang sportif dan fair.

Kecil Banget
Sepakbolanda sadar tidak bisa memberikan kontribusi sebesar seorang presiden Indonesia. Atau bahkan tidak bisa sebesar kontribusi seorang pelatih SSB di daerah. Sepakbolanda hanya bisa berkontribusi kecil seukuran Upil Semut. Kecil banget.

#Keturunan
Sepakbolanda selama ini melihat pemain #keturunan Indonesia di luar negeri sebagai aset bangsa yang bisa membantu kebangkitan sepak bola nasional. Menurut penelitian sepakbolanda pada dua ratusan pemain #keturunan di Belanda, mereka memiliki ikatan dan kecintaan pada Indonesia.
Ketika diminta menyebutkan tiga negara yang dicintainya. Sebagian besar menyebutkan Indonesia di dalamnya.

Ilmu Berjalan
Tiga negara itu biasanya "Belanda, Indonesia, Suriname." atau " Belanda-Indonesia."  atau bahkan "Indonesia saja."  Pada 200an pemain, pelatih dan ilmuwan sepakbola di Belanda itu terkandung ilmu yang berjalan.

Pembanding
Walaupun tidak semua ilmu yang mereka miliki berguna langsung untuk sepakbola nasional, sedikit pengetahuan tentang pelatihan atau pendidikan sepak bola bisa ditularkan ke kawan-kawan di Indonesia. Mukin tidak akan menjadi solusi langsung persoalan sepakbola nasional, tapi minimal bagi Indonesia menjadi bahan pembanding.

Sepakbolanda mencoba melakukan kontribusi Se Upil Semut untuk mengoptimalkan peran #keturunan bagi Indonesia. Pekan depan ini satu #keturunan, yang berprofesi pelatih dan scout berpengalaman, akan memberikan clinic  ke dua SSB di Tangerang, masing-masing dua jam.

Dia akan memberikan trik dan tehnik kepada bakat muda di SSB Tangerang itu. Tips yang sama dia berikan kepada pemain-pemain Belanda yang akan melakukan try-out di klub-klub Italia.

Murah
Berbekal pengalaman sebagai pemain sepakbola, pelatih tim futsal, pelatih KNVB dan koordinator sebuah sekolah sepakbola terbesar di Belanda dan menjadi asisten Foppe de Haan menangani Timnas Garuda U23 di Belanda 2006 lalu, pria ini bersedia menularkan ilmunya di sela-sela liburannya. SSB di Tangerang itu tidak perlu keluar uang banyak untuk mendatangkan pelatih dari Belanda itu.

Ojek Gak Masalah
Dia sendiri memang sudah suka sepak bola, sehingga tidak meminta bayaran untuk clinic dua jam itu. Dia hanya minta dijemput dari losmennya ke lapangan. "Naik ojek atau mobil tidak masalah. Yang penting saya bisa bermain bola bersama anak-anak," demikian ungkap coach Jason kepada Sepakbolanda.

Jason merupakan satu dari ratusan #keturunan yang secara potensi bisa berbagi kepada bakat-bakat muda di Indonesia. Semoga kelak akan menyusul Jason-Jason yang lain. Sepakbolanda hanya bisa menawarkan dan bertanya saja kepada para keturunan di Belanda. "Kalau berrencana liburan ke Indonesia mohon kasih tahu. Kapan ada wakt  senggang untuk main bola, Sepakbolanda akan carikan SSB yang siap diajak main bola."

Berkompetisi
Kalau itu bisa bergulir secara berkesinambungan, sebenarnya tidak penting presidennya Prabowo atau Jokowi. Sebab masyarakat hanya butuh contoh yang baik dalam berkompetisi. Bisa sportif sebelum pertandingan dan bisa sportif setelah pertandingan. Siapapun pemenangnya! Selamat Bersaing Sehat dan Jangan Lempar Bola Hitam!