maandag 7 april 2014

SEPAKBOLANDA: Ezra Walian Baru Juni, ke Indonesia

SEPAKBOLANDA: Ezra Walian Baru Juni, ke Indonesia:



Ezra Walian Baru Juni, ke Indonesia

Ezra Walian menyayangkan dirinya tidak bisa turut bersama tim utama Ajax menyambangi Indonesia, Mei ini. Striker #keturunan di tim A2 ini, sedang ujian sekolah menengah. 


Ezra Walian baru berangkat ke Indonesia, untuk menggelar clinic dan liburan, Juni 2014 ini. "Akhir Juni ujian sudah selesai dan kami bisa ke Indonesia untuk menyelenggarakan clinic seperti tahun lalu," ungkap Glenn Walian, ayah Ezra.

Kepada sepakbolanda Ezra mengatakan sudah sangat rindu ingin kembali ke Indonesia lagi. Baginya Indonesia memiliki daya tarik yang besar. "Kalau mendarat di bandara dan keluar dari pesawat, rasanya sudah seperti pulang. Udaranya hangat," ungkapnya kepada Sepakbolanda.

Bahkan striker tim U17 Ajax itu tidak memasalahkan kemacetan yang kerap menghambat lalu-lintas di Jakarta dan kota-kota besar Indonesia. "Bagiku macet tidak masalah. Kita akhirnya kan sampai juga." Keinginannya sangat besar untuk bisa bermain sepak bola bersama anak-anak panti asuhan, seperti tahun lalu.

Mendengar rencana tim utama Ajax ke Indonesia, sebenarnya Ezra juga ingin ikut serta. Namun remaja ini juga mementingkan pendidikan.

Tahun lalu Ezra didukung Ajax Foundation menggelar clinic di Yayasan Mama Sayang di Jonggol. Filmnya bisa disaksikan di bawah ini.




zondag 30 maart 2014

SEPAKBOLANDA: #keturunan Pekan Ini: Tristan Alif, Gentenaar, Joe...

SEPAKBOLANDA: #keturunan Pekan Ini: Tristan Alif, Gentenaar, Joe...:



Pekan ini sangat banyak kejadian seputar sepak bola #keturunan yang bisa dishare di blog ini. Dari Joey Suk, Dennis Gentenaar, Tristan Alif Naufal sampai dengan Radja Nainggolan. 


Pekan lalu Joey Suk muncul di Twitter menyapa saya. Dia ingin tahu perkembangan Stefano Lilipaly yang menjalani trial di Consadole Sapporo. " Djen sudah lama gak, kontak. Gimana kabarnya?" 




Tulis gelandang NAC Breda #keturunan yang pernah digadang menjadi salah satu punggawa timnas Garuda. Walaupun rencana menjadi WNI belum berhasil, tetapi Joey tetap melihat kemungkinan berpetualang di Timur Jauh. Apalagi mengingat di NAC Breda, dia masih belum sepenuhnya mendapat kepercayaan dari pelatih untuk menjadi starter. 

Sementara itu kiper Dennis Gentenaar #keturunan di NEC Nijmegen, merasakan dua pekan terakhir ini sebagai ups-downs. Saya melihat dia begitu disanjung ketika bermain baik pada laga tandang ke SC Heerenveen. Mengejar ketinggalan 2-0 menjadi 2-2. Kiper Gentenaar melakukan aksi-aksi penyelamatan yang menakjubkan pada 23 Maret lalu. Bahkan namanya sempat masuk dalam team terbaik Eredivisie pekan lalu. 

Pic: Voetbal International


Dennis tidak bisa lama menikmati sanjungan ini. Sebab beberapa hari kemudian, pada laga Semi Final Piala KNVB dia lawan PEC Zwolle, Gentenaar melakukan blunder parah yang berdampak pada tersingkirnya NEC. Ia yang sepekan sebelumnya tampil gemilang, kini membuat kesalahan memperkirakan tendangan jarak jauh Maikel van der Werff. Pertandingan yang diharapkan akan menjadi pengobat bagi NEC yang sedang terpuruk, ternyata harus diterima sebagai pukulan berat. Terutama bagi pemain keturunan Bandung itu.

Sepakbolanda sudah sering mendapat pertanyaan di Facebook maupun di Twitter tentang Tristan Alif Naufal. Bulan Maret ini nama Alif sempat mencuat kembali ketika Sepakbolanda membaca statusnya mengumumkan rencana perjalanan ke Spanyol dan Belanda di bulan yang sama. 



PIC: Facebook Alif

Sepakbolanda mencoba menghubungi Alif dan Irma ibunya, namun tidak mendapat jawaban. Sumber lain tidak juga bisa memberikan kepastian mengenai keberangkatan "Messi nya Indonesia"  ke Spanyol. Sejauh ini Sepakbolanda belum berani berspekulasi tentang perjalanan Alif ke dua negara Eropa itu. Seaindanya bakat ini sudah berada di Spanyol atau Belanda, semoga dia berhasil meraih cita-citanya.

Satu lagi pemain #keturunan yang jadi perhatian Sepakbolanda pekan ini adalah Radja Nainggolan. Gelandang AS Roma itu semakin hari semakin menunjukkan kelas nya. Di klub terbesar di ibukota Italia itu, Radja sudah menjadi starter, dan menjadi pilar lini tengah. Apalagi sejak Kevin Strootman cedera berat. 

Prestasi bagusnya ini tidak sejalan dengan seleksi di Timnas Belgia. Pekan ini muncul wawancara dengan Yves Vanderhaeghe mantan pemain timnas Belgia era 1999-2005. Ia meragukan manfaat Radja Nainggolan untuk timnas Setan Merah. Dia tidak melihat Radja punya nilai tambah. 


Yves Vanderhaeghe lebih memilih Timmy Simons dan Steven Defour, dari pada Radja Nainggolan. Untung saja Yves bukan coach Marc Wilmots. Sepakbolanda berharap Radja  bisa memperkuat timnas Belgia di Brasil nanti. Karena Radja kemungkinan satu-satunya #keturunan yang tampil di Piala Dunia 2014 ini.

NB: Kalau copy paste mohon menyertakan sumber. Trims.

vrijdag 28 februari 2014

Daftar Pemain Keturunan Indonesia

Pemain sepak bola keturunan Indonesia tersebar di seluruh dunia. Teristimewa di Belanda, karena pertautan sejarah. Leluhur mereka lahir di Indonesia pra dan pasca kemerdekaan. 

Mereka bermain di berbagai level kompetisi, baik amatir maupun profesional. Sepakbolanda menggunakan istilah #keturunan. #keturunan adalah pemain sepak bola yang punya akar di Indonesia. Mereka adalah anak, cucu atau buyut dari seorang yang lahir di Indonesia, pra dan pasca kemerdekaan 17 Agustus 1945. #keturunan bisa anak, cucu, buyut, canggah atau wareng dari :
  • WNI yang menetap di luar Indonesia, karena berbagai alasan
  • Migran kelahiran Indonesia
  • Kelompok Terhalang Pulang era 1965
  • Mantan tentara KNIL yang ke Belanda seputar kemerdekaan RI
  • Pegawai Pemerintahan Hindia-Belanda
  • Pekerja VOC di Hindia Belanda
  • Imigran Jawa yang bekerja di Surimane
Berikut ini berbagai nama yang masih aktif maupun sudah gantung sepatu:
  1. Dennis Gentenaar
  2. Aaron Böck
  3. Nino Kasanmoehamat
  4. Nick Kasanmoehamat
  5. Michel van Veen
  6. Dylan Zwartjes
  7. Yussa Nugraha
  8. Thom Haye
  9. Ezra Walian
  10. Carmen Manduapessy
  11. Angga Rezky Paiman
  12. Andri Syahputra
  13. Jairo Riedewald
  14. Johnny Hetinga
  15. Charles Dissels
  16. Jason Oost
  17. Navarone Foor
  18. Jordi Tutuarima
  19. Lorenzo Pace
  20. Stefano Lilipaly
  21. Mark van der Maarel
  22. Ard van Peppen
  23. Irfan Bachdim
  24. Leroy Resodihardjo
  25. Mitchell Mt. Theuns
  26. Ruben Wuarbanaran
  27. Elroy van der Hooft
  28. Amadeus Suropati
  29. Eli Wuarbanaran
  30. Diego Michiels
  31. Fernando Michiels
  32. Stanley Mailoa
  33. Regilio Jacobs
  34. Reggy Jakaria
  35. Rishi Salmah
  36. Keziah Veendorp
  37. Alessandro Trabucco
  38. Jordy ke Kat
  39. Ferd Pasaribu
  40. Dayen Gentenaar
  41. Radja Nainggolan
  42. Riana Nainggolan
  43. Marthe Munsterman
  44. Roxanne Hehakaija
  45. Raphael Maitimo
  46. Kim Jeffrey Kurniawan
  47. Donovan Partosoebroto
  48. Vincent Partosoebroto
  49. Dylan van de Berg
  50. Jarrel Lopulalan
  51. Jael Hattu
  52. Damian Mikoen
  53. Adhie Somohardjo
  54. Giovanni van Bronckhorst
  55. Jake van Bronckhorst
  56. Ajie Hosen
  57. Dipo Alam
  58. Edwin Soenarto
  59. Amarildo Lawansuka
  60. Djilmar Lawansuka
  61. Bobby Petta
  62. Delano Hill
  63. Denny Landzaat
  64. Jeffrey Talan
  65. Jeffrey Altheer
  66. Jeffrey de Visscher
  67. Jeffrey Leiwakabessy
  68. Jeffrey Rijsdijk
  69. Jeffrey Flohr
  70. Brandon Leiwakabessy
  71. Jhonny van Beukering
  72. Michael Mols
  73. Michael Timisela
  74. Robert Timisela
  75. Quido Lanzaat
  76. Sigourney Bandjar
  77. Bryon Kiefer 
  78. David Ririhena
  79. Dominggus Lim-Duan
  80. Ferdinand Katipana
  81. Joas Siahaija
  82. Justin Tahapary
  83. Levi Risamasu
  84. Lucien Sahetapy
  85. Milan Berck-Beelenkamp
  86. Randy Thenu
  87. Robbert Maruanaya
  88. Sergio Kawarmala
  89. Sergio van Dijk
  90. Danny van Dijk
  91. Andy Tahitu
  92. Christian Supusepa
  93. Tom Hiariej
  94. Marinco Hiariej
  95. Tonnie Cusell Lilipaly
  96. Django Ngutra
  97. Jemayel Maruanaja
  98. Njigel Latumaerissa
  99. Bryan Brard 
  100. Dane Brard
  101. Joshua Brard
  102. Christian Supusepa
  103. Tim Hattu
  104. Jeffrey Hen
  105. Xander Houtkoop
  106. Edinho Pattinama
  107. Jordao Pattinama
  108. Gaston Salasiwa
  109. Giovanni Kasanwirjo
  110. Raymond Soeroredjo 
  111. Yael Heatubun
  112. Yentl Heatubun
  113. Django Ngutra
  114. Richie Pairun
  115. Ruben Wuarbanaran
  116. Daniel Salakory
  117. Govanni Wilikin
  118. Anice Waisapy
  119. Ismael Waisapy
  120. Tobias Waisapy
  121. Cayfano Latupeirissa
  122. Estefan Pattinasarany
  123. Joey Latumalea
  124. Yoram Pesulima
  125. Marciano Leuwol
  126. Stevie Hattu
  127. Sonny Luhukay
  128. Masaro Latuheru
  129. Ferd Pasaribu
  130. Jair Behoekoe Nam Radja 
  131. Graham Bond
  132. Jordi Tatuarima
  133. Levi Raja Boean
  134. Rychto Lawalata
  135. Benjamin Roemeon
  136. Delano Haulussy
  137. Ricardo Malaihollo
  138. Jordi Rakiman 
  139. Kevin Pairun
  140. Silgio Thenu
  141. Niaz de Coninck
  142. Tom Titarsolej
  143. Jamarro Diks
  144. Kevin Diks
  145. Jamarro Diks
  146. Jerah Hukom
  147. Shayne Pattynama 
  148. Nathan Haurissa
  149. Sereno Latuhihin
  150. Vincent Volkert
  151. Lucien Sahetapy
  152. Raphael Tuankotta
  153. Estefan Pattinasarany
  154. Joey Suk
  155. Andrea Bitar
  156. Dylan Flohr
  157. bersambung lah..


donderdag 27 februari 2014

SEPAKBOLANDA: Stefano Lilipaly Dukung Aksi Amal Korban Kelud

SEPAKBOLANDA: Stefano Lilipaly Dukung Aksi Amal Korban Kelud:



Stefano Lilipaly, pemain naturalisasi yang pernah memperkuat timnas Indonesia. Memiliki ikatan dekat dengan negeri leluhurnya. Bukan saja sebagai pemain sepakbola. Ia dukungan aksi galang dana membantu korban letusan Gunung Kelud.



Aksi galang dana yang diselenggarakan di Almere Belanda 22 Februari itu mengkombinasi acara dangdutan dengan kumpul uang untuk membantu korban letusan Gunung Kelud. Tia AFI, artis Indonesia yang kebetulan di Belanda langsung menjadi salah satu penggerak acara itu.

Sekitar 180 warga Indonesia dan beberapa bule di Almere malam itu menyumbang 5 euro untuk setiap ticket masuk 10 euro. Acara meriah dan bermanfaat. Mendengar kabar dari Sepakbolanda tentang acara itu, Stefano langsung menyangguhi datang ke gedung 'The Lake' di jantung kota Almere itu.

Timnas
Dengan iklas dia memberikan bantuannya dan dukungannya. Walaupun menolak bergoyang dangdut, tapi kehadiran di acara malam itu menarik perhatian publik pencita sepak bola dan timnas Indonesia. Banyak yang mempertanyakan tentang rencana main di timnas Indonesia era Alfred Riedl dan main di liga Indonesia atau Asia lainnya.

Pemain Almere City FC itu menjawab secara bijaksana.

"Malam ini yang utama membantu korban letusan Gunung Kelud. Soal masa depan sepak bola saya, itu kita bicang lagi pada kesempatan lain. Yang utama sekarang korban di pengungsian bisa tertolong dulu."


UPDATE: 27/2 Tia Menyerahkan Langsung Bantuan ke Pengungsian

dinsdag 25 februari 2014

SEPAKBOLANDA: Keturunan Indonesia Ini Tembus Eredivisie

SEPAKBOLANDA: Keturunan Indonesia Ini Tembus Eredivisie:



Keturunan Indonesia Ini Tembus Eredivisie



AZ ingin segera melupakan laga kekalahan telak 4-1 dari Ajax Amsterdam, Ahad lalu. Namun demikian bagi Thom Haye pemain #keturunan Indonesia, 23 Februari ini justru meninggalkan kenangan indah. Ia mencatat sebagai tanggal debut di Eredivisie, liga tertinggi Belanda.


Thom Haye pemain keturunan Indonesia ini diturunkan menjalani penampilan perdana pada menit ke 70' laga Ajax menjamu AZ Alkmaar. Gelandang serang kelahiran 9 Februari 1995 itu menggantikan Celso Fabián Ortiz. Pada menit ke 70' itu AZ sudah ketinggalan 3-0. Thom tidak bisa mencegah gol Lerin Duarte di menit 74' melengkapi empat gol yang menyarang di gawang AZ.

Kendati tim asuhan Dick Advocaat kalah menyakitkan, namun bagi Thom Haye laga ini sedikin memberi kenangan indah. Setelah menempuh masa pendidikan panjang di akademi AZ Alkmaar, dan terseleksi timnas Belanda U17. Maka debut ini melengkapi jejang karirnya sebagai pemain sepak bola profesional. 

Di halaman Fecebooknya, Thom mengungkapkan rasa gembiranya dengan perkembangan ini. 
"Vandaag m'n officiële debuut gemaakt voor AZ in de Eredivisie tegen Ajax! Helaas niet met het gewenste resultaat, maar wel een persoonlijk hoogtepunt!."
"Hari ini debut resmi bersama AZ di laga Eredivisie lawan Ajax! Sayang tidak meraih hasil yang diharapkan, tapi secara pribadi ini sebuah kemajuan!."



Rasa gembira juga terungkap dari Robert Haye, ayah Thom. Di laman Facebook, Robert menampilkan foto putranya. Dengan komentar: Debuut, fantastis!

Sejatinya debut Thom Haye sudah bisa diprediksi. Sudah banyak kalangan yang sependapat tentang bakat dan kemampuan gelandang serang ini di atas rumput hijau. 




AZ dikenal sebagai salah satu klub yang memiliki akademi pendidikan yang berkualitas. Beberapa pemain keturunan pernah mengenyam pendidikan di sana.  Gaston Salasiwa, Oliver Rifai, Ezra Walian dan lain-lain. Mereka pun tampak memberi ucapan selamat kepada Thom. Sebuah bentu solidaritas antar keturunan Indonesia.

SEPAKBOLANDA: Carmen Manduapessy Satu Lagi Keturunan di Ajax Ams...

SEPAKBOLANDA: Carmen Manduapessy Satu Lagi Keturunan di Ajax Ams...:



Carmen Manduapessy Satu Lagi Keturunan di Ajax Amsterdam

Sepak bola wanita Indonesia kurang mendapat perhatian, dibanding cabang pria. Namun demikian Indonesia memiliki beberapa wanita #keturunan yang bermain di klub besar Eropa. Antara lain Carmen Manduapessy dan Riana Nainggolan. Kali ini Carmen di Ajax Amsterdam.


BeNe League
Perbincangan berlangsung di pusat pelatihan Ajax, de Toekomst seusai latihan rutin. Ajax berlaga di Beneleague, kompetisi sepak bola wanita antar 14 klub terbesar Belgia dan Belanda. Saat ini Ajax menduduki urutan dua di Beneleague. Carmen kepada Sepakbolanda mengatakan bahwa dirinya senang bermain di Ajax.


Kombinasi Kerja dan Sepak Bola
Sejak tahun 2012 dia menandatangani kontrak di de Toekomst. Selain sebagai pemain sepak bola, Carmen juga bekerja bidang administrasi urusan supporters Ajax  "Di awal saya butuh waktu adaptasi, karena sempat cedera. Tapi semakin lama semakin baik. Klub ini mencirikan kekeluargaan, memiliki fasilitas yang baik. Pelatih yang berkualitas."

Kombinasi bekerja di Ajax dan menjadi pemain sepak bola memungkinkan Carmen bisa melakukan keduanya dengan baik. Siang hari ke kantor dan sorenya latihan sepak bola.

Sejak Lima Tahun
Ia memulai sepak bola sejak usia lima tahun. Bermain dengan anak-anak lelaki yang lebih besar di kampungnya di Groningen Belanda Utara. Pernah mencoba atletik, tetapi hanya satu kali. Mengikuti kakaknya bermain senam juga kandas di tengah jalan. "Saya tidak suka atletik, dan cabang senam juga kurang suka. Hanya ikut-ikutan kakak Saya inginnya sepak bola."

Negatif-Positif
Wanita kelahiran 28 September 1991 itu bersyukur karena keinginan main sepak bola mendapat dukungan dari keluarga. Baginya suara sumbang tentang sepak bola wanita, justru memberinya ekstra motivasi untuk berkembang.

U23 di Belanda
Ditanya soal perkembangan sepak bola Indonesia, putri kedua pasangan Freddy dan Jolanda Manduapessy itu mengakui kurang tahu banyak. Ia mendengar pertama kali mengenai sepak bola Indonesia pada tahun 2006 lalu. "Saya mendengar ada tim dari Indonesia yang dilatih Foppe de Haan di Belanda Utara." Dia menilai bahwa level sepak bola Indonesia masih di bawah Eropa.

Walaupun belum pernah ke Indonesia, tapi Carmen mendengar cerita tentang negeri leluhur dari kedua orang tuanya dan paman yang sudah pernah ke Indonesia. Ia pun mengenal berbagai makanan tradisional buatan ayahnya.

Sepakbola Wanita
Menurutnya sepak bola wanita di Indonesia sulit berkembang karena terhambat oleh masalah keyakinan. "Sepak bola wanita di Indonesia kurang berkembang, menuru saya antara lain karena masalah Keyakinan yang tidak mengijinkan perempuan main sepak bola. Padahal olah raga itu baik dan sehat."



Aksi Konkrit
Carmen bukan saja menyayangkan situasi sepak bola wanita. Dia juga melakukan hal konkrit. Bersama sesama sepakbolawati keturunan Maluku, Roxanne "Rocky" Hehakaija, Carmen berpromosi ke negara-negara berkembang untuk menjelaskan manfaat sepak bola bagi perempuan.

Rio de Jeneiro
Mereka akan mengawali program pelatihan Maret 2014 di kawasan kumuh Rio de Jeneiro dengan tujuan pelatihan dan organisator kegiatan olah raga di daerah. Carmen akan terlihat kegiatan ini dan berangkat ke Brasil, selama sepekan.

Indonesia ke Depan
Ditanya mengenai rencana jangka panjang dalam kaitannya dengan Indonesia. Carmen mengatakan bahwa ia ingin ke tanah asal leluhurnya. "Kunjungan ke sana merupakan salah satu dalam do list saya. Apalagi kalau bisa berkontribusi untuk memperbaiki posisi perempuan dan penyadaran akan pentingnya sepak bola Semoga nanti setelah Brasil ada saatnya ke Indonesia juga," pungkas Carmen Manduapessy dipenghujung perbincangan akrab.

woensdag 19 februari 2014

SEPAKBOLANDA: Bocah Mampang Prapatan di Liga Spanyol

SEPAKBOLANDA: Bocah Mampang Prapatan di Liga Spanyol:


Angga Rezky Paiman, bocah kelahiran Jakarta bermain sepak bola di klub La Union Murcia Spanyol. Dia ikut orang tuanya yang bekerja perhotelan di Spanyol Selatan. 

"Oom Djen, saya Paiman dari Spanyol. Ini Angga anak saya yang paling besar. Berfoto bersama idolanya Neymar," demikian Paiman memperkenalkan dia dan Angga putranya. Pesan itu disertai foto Angga kelahiran Mampang Prapatan Jakarta pada 22 Mei 1998. Ia berpose bersama bintang Barcelona Neymar. 

Sepakbolanda terkejut penasaran mendapat kabar ada warga Indonesia berdomisili di Spanyol ini. Sebelumnya sudah menerima informasi dari kawan di Twitter bernama @SyahrielPutra (Putra Piliang). Dia menyebutkan ada bocah Indonesia bermain sepak bola di Spanyol.

Murcia Sub-Tropis
Sejak itu Paiman terus mengupdate informasi tentang kehidupannya di rantau dan juga kegiatan sepakbola putra-putranya Angga Rezky dan Panji Gibran (6 tahun.) Pria 43 tahun itu tinggal di Murcia bersama istri Isnaeni dan kedua putra.